Hoax yang Baik

Oktober 26, 2017 by admin in Rubrik Artikel
Hoax yang Baik

“No pic hoax!”

Kalimat di atas bisa jadi merupakan salah satu kalimat yang paling sering kita dengar di berbagai forum online. Namun sesunggunya, apakah hoax itu? Apa bedanya dengan kebohongan?

Ketika sebuah berita yang menyiarkan bahwa akan ada bom di sebuah mall ditemukan bohong, maka berita tersebut biasa dibilang merupakan sebuah hoax. Hoax sering digunakan dengan tujuan lelucon, mempermalukan, atau memprovokasi sebuah isu sosial dan politik. Meski kerap disamakan dengan prank (jahil), namun menurut penulis cerita rakyat Jan Harold Brunvand, hoax cenderung berupa kebohongan yang dibuat dalam skala besar dan kompleks, sebuah muslihat yang lebih dari sekadar lelucon dan “bisa menyebabkan kerugian bagi sasarannya”.

Lalu, apa bedanya hoax dan penipuan? Menurut Alex Boese, pembuat website Museum of Hoaxes, perbedaannya berada pada reaksi masyarakat. Sebuah penipuan dapat disebut hoax jika berdampak pada masyarakat atau mampu menyabotase imajinasi massa. Sementara menurut ahli bahasa Inggris Robert Nares, istilah hoax pertama kali dicetuskan ada akhir abad ke-18 sebagai singkatan dari kata kerja ‘hocus’ yang artinya ‘menipu’, ‘memaksakan sesuatu’ atau ‘membingungkan dengan biusan minuman keras’. Sementara ‘hocus’ juga kependekan dari sebuah mantra magis, ‘hocus pocus’.

GE TAX

Hoax dalam Aksi Sosial

Pada 15 April 2011, ketika General Electric (sebuah korporasi energi Amerika Serikat) mengumumkan akan mengembalikan pajak sebesar 3,2 milyar dollar AS, berita tersebut terdengar begitu ideal. Masalahnya, kapan terakhir kali sebuah korporasi besar di Amerika Serikat mengambil tindakan penuh moral seperti itu?

Hmmm, jawabannya tidak pernah! Pengumuman dari General Electric tersebut tak lebih dari sebuah hoax yang dibuat oleh kelompok pengusung keberadilan pajak di AS yang dibantu oleh The Yes Lab (kelompok aktivis yang menggunakan cara-cara kreatif dengan berbagai media dalam melakukan aksinya). Pengumuman ini disebarkan dalam bentuk siaran pers samaran yang seolah-olah dibuat oleh General Electric. Seorang jurnalis Associated Press pun mempercayainya, menuliskannya, dan menyiarkannya. Hanya dalam beberapa menit saja berita tersebut pun meledak.

Hoax ini hanyalah satu cara yang dilakukan oleh aktivis untuk “mendapatkan” ruang publikasi yang tak bisa mereka dapatkan (bisa karena terlalu mahal dan segala politik media lainnya). Alih-alih melayangkan kritik mereka lewat media dengan cara biasanya (yang tentu sulit mengingat media lebih sering bermanfaat bagi kepentingan yang berkuasa), maka hoax pun memanfaatkan bias media tersebut. Hoax dibuat menggambarkan seolah-olah pihak yang berkuasa (dalam kasus ini adalah General Electric) yang berbicara, mengabarkan sebuah berita besar. Setelah kabar tersebut terungkap kebohongannya (biasanya dalam hitungan menit atau jam), maka aktivis di balik hoax tersebut akan menjelaskan diri mereka ke publik dengan suara mereka yang sebenarnya. Tentu menggunakan “panggung” besar dengan jumlah jurnalis yang sangat banyak yang sudah mereka dapatkan dengan trik sebelumnya.

Pada umumnya, lebih baik segera menjelaskan hoax dengan sejelas-jelasnya. Mengingat tujuan utama hoax dalam konteks ini adalah mengungkapkan lebih banyak kebenaraan kepada lebih banyak orang. Seperti prinsip The Yes Lab, jangan pernah biarkan kebohongan menyebar tak terungkap. Berkebalikan dengan prinsip pihak-pihak yang berkuasa (korporasi salah satunya). Para aktivis berusaha untuk mengungkap kebohongan tersebut dalam kesempatan apa pun.

Penggunaan hoax dalam aksi perubahan kurang lebih dapat digambarkan dalam kutipan Sun Tzu dalam bukunya The Art of War: terkadang kita butuh sebuah kebohongan untuk mengungkapkan kebenaran. “Sometimes it takes a lie to expose the truth.”

 

Terjemahan salah satu bagian dari Beautiful Trouble: A Toolbox for Revolution dengan pengantar.

 

foto:

TheJakartapost.com

RT.com

Leave a Comment!

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

70-243  , 000-105  , CISM   c2010-657   PMP   300-206  , 640-692   300-115   400-201   C_TFIN52_66   1z0-808   300-115   210-060   70-463   70-412   300-320   220-902   1Z0-060   350-080   9L0-066   350-080   000-089   CCA-500   210-060   642-732   300-115   3002   70-487   JK0-022   M70-101   350-060   HP0-S42   1Z0-051   642-732   810-403   1z0-434   70-410   350-080  , 102-400   220-902   JN0-102   000-106   70-480   SSCP   1Z0-051  , MB2-704   200-120   70-532   LX0-103   400-101   220-802   70-410  , 300-206   300-208   000-104   70-534  , 70-980  , 350-018   640-916   70-488   200-310   200-125  , 70-462   300-070   70-534   70-980   JK0-022   C_TFIN52_66   2V0-621   220-901  , 200-125  , 1Z0-061   70-532  , 70-347   CRISC   000-017   350-030   PMP  , JN0-102   70-413  , 70-461   3002   EX200  , 100-101   300-208  ,

Back to Top