[Banyak Tahu] Sejarah Kata Waria

Sejarah Kata Waria Kalian tahu gak, sejak kapan kata “waria” mulai digunakan di Indonesia? Ternyata kata ‘waria’ mulai digunakan sejak tahun 1978 di Indonesia. Awal mulanya adalah pendirian organsasi bernama Himpunan Wadam Djakarta (Hiwad) di tahun 1969. Pada saat itu, pendirian organisasi ini difasilitasi oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Wadam yang berarti “wanita Adam” digunakan sebagai istilah pengganti kata “banci” atau “bencong” yang dirasa bersifat menghina. Namun, muncul beberapa penolakan dari kelompok agama yang menilai bahwa istilah tersebut kurang patut karena menggunakan nama seorang nabi, yaitu Adam. Akhirnya, muncullah istilah “waria” singkatan dari “wanita pria,” menggantikan istilah sebelumnya. Selain pendiriannya difasilitasi oleh gubernur, Hiwad juga mendapatkan banyak dukungan dari pemerintah melalui Departemen Sosial. Namun, pemberian bantuan ini masih dilakukan dalam kacamata yang melihat waria sebagai golongan yang kurang mampu atau cacat psikologis. Setelah Hiwad, organisasi sejenisnya pun mulai bermunculan di kota-kota selain Jakarta. Tujuan kerja organisasi ini adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa waria adalah kelompok yang memiliki fungsi dalam masyarakat. Melalui organisasi ini, waria diberi dukungan moral dan dibantu mendapatkan mata pencaharian. Di Indonesia, kata ‘waria’ lumrah digunakan dan kerap disamakan dengan kata ‘transjender’. Tapi pemberian arti kata waria sudah sangat banyak didiskusikan, lho. Tom Boesllstorff, seorang profesor […]

Read More
Buruknya Komunikasi Publik Pemerintah Indonesia di Tengah Pandemi
Maret 27, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Kalian masih ingat gak sih semua pernyataan-pernyataan yang disampaikan pejabat kita dalam merespons penyebaran virus corona? Sejak pertengahan Januari, masyarakat sudah mulai mempertanyakan kesiapan pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi virus corona. Rasa panik mulai muncul setelah semakin banyak korban meninggal, sementara kita masih belum tahu banyak mengenai seluk beluk virus mematikan ini. Sayangnya, pemerintah menjawab rasa panik masyarakat itu dengan cara komunikasi yang buruk dan kurang serius. Alih-alih memberikan informasi yang lengkap dan menyeluruh mengenai apa yang harus dilakukan guna mencegah keadaan semakin memburuk, beberapa pejabat kita terus meyakinkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari virus corona dengan cara komunikasi yang tak jarang sangat buruk.  Anggap remeh dan tidak serius Di tengah pandemi yang sedang kita alami saat ini, pejabat kita seringkali mengeluarkan pernyataan bernada candaan dan tidak sensitif. Katanya, cara komunikasi itu dipilih dengan maksud membuat warga tidak panik dan merasa tenang. Nyatanya, respons yang terkesan anggap remeh ini justru membuat warga gemas apalagi saat pernyataan dari pemerintah bertentangan dengan data dan fakta. Menkes Terawan sendiri banyak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang terkesan anggap sepele virus Corona.  Pada 26 Januari, Menkes menyampaikan agar warga enjoy saja, “Masyarakat tenang saja, enjoy, ke pasar oke, ke sekolah oke, mau kerja ya oke, […]

Read More
Perempuan dan Segitiga Kekerasan
Maret 23, 2020 by admin in HAM, Rubrik-Artikel 0 Comments

Pada 6 Maret 2020 lalu, Komnas Perempuan mengeluarkan Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan. Dari catatan tersebut, Komnas Perempuan menunjukkan angka kekerasan seksual terhadap perempuan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Angka tertinggi adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mencapai angka 11.105 kasus atau sebanyak 75%, lalu disusul kekerasan di ranah publik sebanyak 3.602 atau 24%. Bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang paling sering terjadi adalah kekerasan fisik, disusul kekerasan seksual, psikis dan ekonomi. Sementara di ranah publik, bentuk kekerasan yang paling sering dialami perempuan adalah pencabulan, pemerkosaan, dan pelecehan seksual. Belakangan ini, kita mendapati semakin banyak pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual. Kasus-kasus ini datang dari berbagai sektor, dari lingkungan universitas, sekolah, industri, kelompok seniman, bahkan dari komunitas aktivis.  Mengapa kekerasan seksual terhadap perempuan begitu marak terjadi? Apa yang membuatnya terus ada dan langgeng dalam kehidupan kita? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu tahu dulu bagaimana kekerasan bekerja. Apa itu Kekerasan? Saat ingin mengartikan kekerasan, mungkin hal yang muncul di benak kita adalah tindakan memukul atau melukai orang lain dengan atau tanpa senjata. Kekerasan biasanya diartikan sebagai tindakan yang menyakiti tubuh, pikiran, atau jiwa seseorang. Pada tahun 1969, seorang peneliti perdamaian dari Norwegia, Johan Galtung, memperkenalkan tiga jenis kekerasan: […]

Read More
Stop Victim Blaming Terhadap Pengguna Narkotika
Februari 28, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Hayooo di sini pada up to date di sosial media gak? Tahu kan kalau beberapa waktu lalu, salah satu figur publik dikabarkan menggunakan narkotika. Di setiap media sosial netizen beramai-ramai mengomentari kasus ini. Sayangnya, reaksi netizen yang muncul justru menyudutkan tindakan figur publik tersebut. Nah, hal ini tidak hanya sekali terjadi. Sebetulnya dalam banyak kasus, pengguna narkotika sering disudutkan atas tindakannya. Ini menunjukan adanya stigma dan budaya victim blaming yang tumbuh di tengah masyarakat. Parahnya, enggak cuma disudutkan lewat media sosial, bagi pengguna narkotika yang sekaligus publik figur juga harus berhadapan dengan pemberitaan media mainstream. Seringnya pemberitaan dari media mainstream justru lebih banyak mengungkap masalah personal dan privat dari publik figur terkait. Pada beberapa kasus publik figur, pemberitaan yang ada justru menambah banyak stigma dan victim blaming yang harus mereka hadapi. Stigma Perlu diketahui jika aturan yang ada nyatanya memang menempatkan pengguna narkotika sebagai ‘pelaku’. Bahkan dengan adanya istilah ‘penyalahguna’, ‘korban penyalahgunaan’, dan ‘pecandu’ dalam aturan yang ada saat ini semakin mengaburkan status mereka sebagai korban. Dampak adanya perbedaan istilah kepada pengguna narkotika tidak sederhana. Dampak negatif yang dihadapi mulai dari buruknya penanganan hukum dan medis, buruknya perlakuan aparat hukum dan petugas medis, hingga perlakuan masyarakat yang mengekslusi pengguna narkotika. […]

Read More
Jurus Ampuh Menolong Teman Korban Kekerasan Seksual
Februari 25, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Kamu pasti sering bertukar cerita sama teman dekatmu, kan? Entah cerita cinta, patah hati, masalah sekolah, kampus, atau cuma cerita soal makanan yang lagi hits. Lalu, kamu pasti akan mendengar dan merespon cerita temanmu dengan antusias. Nah, kalau tiba-tiba temanmu cerita tentang kekerasan seksual dia alami, bagaimana sikapmu? Sebelumnya, kamu perlu memahami dulu kekerasan seksual apa itu kekerasan seksual. Menurut Komnas Perempuan kekerasan seksual adalah setiap tindakan baik ucapan maupun perbuatan yang dilakukan oleh seseorang untuk menguasai atau memanipulasi orang lain serta membuatnya terlibat dalam aktivitas seksual yang tidak dikehendaki. Ada dua aspek penting dari kekerasan seksual, yaitu adanya paksaan atau tidak adanya persetujuan korban dan korban tidak atau belum mampu memberikan persetujuan. Sudah tahu belum sih, apa saja bentuk kekerasan seksual? Masih menurut Komnas Perempuan ada 15 bentuk kekerasan seksual, yaitu (1) perkosaan, (2) intimidasi seksual, (3) pelecehan seksual, (4) eksploitasi seksual, (5) perdagangan perempuan untuk tujuan seksual, (6) prostitusi paksa, (7) perbudakan seksual, (8) pemaksaan perkawinan, (9) pemaksaan kehamilan, (10) pemaksaan aborsi, (11) pemaksaan kontrasepsI dan sterilisasi, (12) penyiksaan seksual, (13) penghukuman tidak manusiawi dan bernuansa seksual, (14) praktik tradisi bernuansa seksual yang membahayakan atau mendiskriminasi perempuan, dan (15) kontrol seksual. Jika suatu saat temanmu mengalami tindakan seperti […]

Read More
Coronavirus dan Xenophobia
Februari 20, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Awal tahun ini banyak peristiwa yang membuat kita menggigit jari. Mulai dari banjir awal tahun, isu perang dunia ketiga, dan yang sampai sekarang masih terus berlanjut adalah Novel Coronavirus atau virus corona. Coronavirus atau 2019-nCoV pertama kali dilaporkan dari Wuhan, China pada 31 Desember 2019. Coronavirus masih satu keluarga dengan (Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau MERS-nCoV serta Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) atau SARS-nCoV.  WHO mengeluarkan pernyataan bahwa coronavirus adalah penyakit berbahaya. Coronavirus menyerang lewat udara dan mengakibatkan pernapasan udara terganggu, demam tinggi, batuk, serta pilek. Menurut data dari Johns Hopkins CSSE, jumlah korban meninggal akibat COVID-19 yang disebabkan coronavirus mencapai 1.368 orang dan 60.329 orang terinfeksi COVID-19 hingga Kamis (13/2/2020) pukul 10.30 WIB. Korban meninggal paling banyak terdeteksi di Hubei, China.  Coronavirus menjadi berbahaya bukan hanya karena virusnya mematikan, walaupun sudah banyak yang meninggal karena virus tersebut, namun tidak sedikit yang sudah sembuh dari coronavirus. Tercatat sudah ada 3.281 pasien virus corona yang dinyatakan sembuh di wilayah Cina Selatan, dengan 1.795 pasien di antaranya ada di wilayah Provinsi Hubei. Walau begitu, media tampak tak segan-segan membuat berita bombastis tentang coronavirus. Media seharusnya menjadi alat untuk memilah informasi apa saja yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Namun di Indonesia, warga […]

Read More
Apakah Amin (masih) Paling Serius
Februari 13, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Pemerintahan baru Jokowi – Amin telah melewati masa 100 hari (28 Januari 2020). Namun sepertinya tidak ada angin segar yang dirasakan oleh masyarakat. Badai besar? Mungkin. Seperti UU KPK terbaru yang menguntungkan koruptor dan UU Cilaka (Omnibus Law) yang masih mengancam pekerja. Badai yang tak henti-hentinya datang membuat kita berpikir apakah kita masih bisa optimis untuk lima tahun ke depan.  Dalam 100 hari tersebut, kita dapat melihat bagaimana Jokowi memposisikan dirinya. Dekat dengan elit, abai terhadap HAM, fokus terhadap investasi, serta selalu membicarakan infrastruktur. Contohnya saja menteri Jokowi menyampaikan dengan mudahnya bahwa tidak ada kasus pelanggaran HAM pada pemerintahannya yang lalu. Padahal, kita dapat melihat dengan jelas bagaimana sikap aparat terhadap massa aksi saat #reformasidikorupsi lalu.  Banyak juga hak-hak minoritas yang dipinggirkan serta pembungkaman terhadap kebebasan berpikir dan berekspresi oleh pemerintah. Namun dari 100 hari kinerja pemerintahan Jokowi – Amin  ada yang menarik perhatian, yaitu apa saja yang sudah dilakukan oleh wapresnya, Ma’ruf Amin? Coba buka browser, lalu cari dengan kata kunci “Ma’ruf Amin”. Maka anda temukan hanya sedikit berita tentang Ma’ruf Amin. Pada Februari ini saja hanya muncul “Rocky Gerung Salah Sebut Nama Ma’ruf Amin” serta penolakan terhadap legalisasi ganja. Sisanya hanya wikipedia, media sosial Ma’ruf Amin, serta berita […]

Read More
5 Serial yang Bikin Kamu Mikir
Februari 10, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Udah bosen ngubek-ubek televisi (yang isinya sinetron dan lawakan kurang relatable), Netflix, dan YouTube tapi isinya gitu-gitu aja. Rekomendasi dari temen juga belum tentu asik. Nah, Pamflet punya rekomendasi serial-serial yang (mungkin asik) dan bisa bikin kamu mikir, nih. Mikir soal apa? Bisa jadi sesuatu yang ada di dalam atau di luar dirimu, misalnya soal masa remaja, percintaan, persahabatan, tekanan hidup, maupun hal yang bikin kamu–sedikit merasa lebih–senang. SKY Castle (JTBC, 2018) Kalau kalian suka nonton serial drama Oppa atau Eonnie dari Negeri Gingseng ada rekomendasi yang cocok dan oke banget, yaitu SKY Castle. Tenang, ini bukan sekadar drama Korea menye-menye yang unyu, uwu gitu. Drama ini bercerita tentang tekanan yang didapatkan oleh para orang tua dan remaja yang tinggal di kawasan elit SKY Castle akibat standar sosial mengenai prestasi anak mereka. Depresi yang dialami para orang tua, khususnya Ibu yang memang diberikan beban penuh untuk mengurus urusan domestik. Diceritakan bahwa salah satu Ibu memilih untuk bunuh diri karena tahu anaknya tidak bahagia. Ada pula persaingan tidak sehat dan kecurangan antara remaja-remaja tersebut di sekolah. Parahnya, persaingan dan kecurangan ini difasilitasi oleh orang tua mereka lewat perantara gurunya. Para remaja ini juga mengalami depresi bahkan krisis kepercayaan akibat perlakuan kedua […]

Read More
UU PSDN: Undang-Undang Ngaco Itu Tak Peduli HAM
Februari 6, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Pernahkah kalian mendengar konflik agraria TNI vs Petani Urut Sewu? Konflik ini dipicu klaim sepihak TNI atas lahan yang diklaim oleh warga sebagai miliknya. Klaim TNI atas lahan tersebut sampai pada kegiatan pemagaran sepihak oleh TNI di wilayah Urut Sewu sepanjang sekitar 22,5 km. yang diklaim sebagai tanah negara. TNI bersikukuh bahwa tanah tersebut merupakan milik negara yang bisa dimanfaatkan oleh TNI termasuk untuk pelatihan militer. Bentrok pun terjadi, dan berakhir pada belasan warga terluka akibat pukulan tongkat TNI. Sepanjang tahun belakangan ini, mungkin kalian sering disuguhkan dengan konflik antara warga sipil dengan aparat negara atau melihat video bagaimana penanganan aparat terhadap warga yang protes. Mungkin saja kalian akan melongo ketika melihat adegannya. Secara spontan dan tanpa pikir panjang kalian akan misuh terhadap rezim ini, dan kata-kata kasar mulai terbatin dalam diri kalian tak kunjung putus. Kata-kata kasar kalian adalah gambaran UU PSDN yang hendak dibahas dalam tulisan ini. Ya, pasal dalam undang-undang ini bermasalah dan berpotensi menghadirkan konflik serupa. Di bawah rezim kepemimpinan presiden yang selalu ingin tampak seperti generasi 4.0, pemerintah mengajukan RUU PSDN dan masuk dalam Prolegnas tahun 2018. Kemudian, RUU ini disahkan dan diundangkan pada Oktober 2019 menjadi Undang-Undang No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber […]

Read More
Banjir: Tanggung Jawab Siapa?
Januari 28, 2020 by admin in Rubrik-Artikel 0 Comments

Awal 2020 ini Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan deras. Hujan tersebut menyebabkan banjir. Walau Jakarta memang sering terkena banjir, namun banjir kali ini menjadi banjir yang terburuk setelah banjir 2007. Jakarta memang memiliki permukaan yang lebih rendah dari permukaan laut. Permukaan di Jakarta memiliki rata-rata laju penurunan tanah sekitar 3 – 18 cm per tahun. Menurut LIPI, banjir tersebut terjadi bukan karena banjir kiriman dari Bogor. Banjir di jakarta pada 31 Desember – 1 Januari terjadi karena curah hujan yang ekstrem (>150 mm/hari) dan tidak pernah terjadi sebelumnya sejak 1990-an. Di sisi lain perubahan ahli fungsi lahan yang berlangsung cepat menyebabkan kemampuan daya resap sistem daerah aliran sungai di Jabodetabek terhadap air hujan menurun.   Banjir mengakibatkan banyak rumah yang terendam, mematikan aliran listrik, membuat transportasi umum tidak beroperasi seperti biasa. Banyak KRL yang tidak jadi berangkat serta beberapa halte transjakarta yang tidak bisa dilewati karena banjir.  Tidak ada peringatan dini yang diberikan pemerintah membuat warga tidak dapat bersiap-siap. Setidaknya ada beberapa pompa air yang rusak karena terendam banjir. Class Action Banyak warga yang dirugikan menyalahkan Anies karena dianggap tidak mampu untuk mengatasi banjir. Diinisiasi oleh tiga pengacara akhirnya mereka menggugat Anies dengan gugatan class action. Gugatan classs action atau gugatan […]

Read More

70-243  , 000-105  , CISM   c2010-657   PMP   300-206  , 640-692   300-115   400-201   C_TFIN52_66   1z0-808   300-115   210-060   70-463   70-412   300-320   220-902   1Z0-060   350-080   9L0-066   350-080   000-089   CCA-500   210-060   642-732   300-115   3002   70-487   JK0-022   M70-101   350-060   HP0-S42   1Z0-051   642-732   810-403   1z0-434   70-410   350-080  , 102-400   220-902   JN0-102   000-106   70-480   SSCP   1Z0-051  , MB2-704   200-120   70-532   LX0-103   400-101   220-802   70-410  , 300-206   300-208   000-104   70-534  , 70-980  , 350-018   640-916   70-488   200-310   200-125  , 70-462   300-070   70-534   70-980   JK0-022   C_TFIN52_66   2V0-621   220-901  , 200-125  , 1Z0-061   70-532  , 70-347   CRISC   000-017   350-030   PMP  , JN0-102   70-413  , 70-461   3002   EX200  , 100-101   300-208  ,

Back to Top