Suka Ria, Suka Cita, Belajar Masa Remaja

Masa remaja adalah masa yang sangat menentukan kepribadian seseorang. Rasa keingintahuan yang besar pada masa ini sangat penting untuk difasilitasi oleh orang tua supaya nalar kritis mereka tetap terjaga. Nalar inilah yang nantinya mengantarkan remaja mendapatkan pengetahuan baru dan menjadi pedoman hidupnya ketika dewasa.

Meskipun menjadi masa yang penting, banyak orang tua yang khawatir akan kehidupan seorang remaja. Kekhawatiran ini timbul karena perbedaan nilai antara remaja zaman dulu dan remaja zaman sekarang, seperti dalam mengekspresikan diri, baik secara lisan maupun perbuatan. Banyak juga orang tua yang menganggap remaja hari ini bertingkah melampaui usianya. Hal ini tentu saja benar adanya, karena remaja sekarang, di era digital, mampu mengakses banyak informasi yang tidak didapatkan remaja zaman dulu, sehingga berdampak pada pola pikirnya.

Sayangnya, pola pikir remaja yang semakin maju, tidak disikapi dengan bijak oleh banyak orang tua. Sehingga pada akhirnya remajalah yang disudutkan dan dipaksa mengikuti pola pikir orang tua dengan nilai-nilai lama. Hal ini tentu saja akan berdampak pada sikap remaja, salah satunya adalah hilangnya keberanian untuk mempertanyakan hal-hal yang dianggap tabu oleh orang tua, seperti permasalahan kesehatan reproduksi.

Permasalahan ini sebenarnya dapat dengan mudah diatasi dengan adanya dialog antara remaja dan orang tua. Dialog ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani nilai-nilai yang dianut orang tua dengan remaja hari ini. Upaya ini menjadi salah satu fokus dari Pamflet melalui program Seputar Kesehatan dan Ragam Informasi Remaja (Suka Ria Remaja).

Selain mencoba menjadi jembatan antara orang tua dan remaja, program ini juga mengajak guru di sekolah untuk terlibat aktif dalam dialog tersebut. Guru dan orang tua menjadi tokoh penting dalam proses pencarian jati diri seorang remaja, mulai dari tubuhnya hingga lingkungan permainannya. Penting juga untuk guru dan orang tua menanamkan pengertian kepada remaja untuk bertangggung jawab terhadap dirinya sendiri, sehingga mereka bisa bijak dalam berinteraksi, baik nyata ataupun maya.

Suka Ria Remaja sudah berjalan sejak tahun 2015 hingga awal 2017 berkat dukungan dari EMpower, sebuah lembaga donor dari Belanda, dan sejak pertengahan 2017 hingga sekarang berkat dukungan Canada Fund for Local Initiative (CFLI). Saat ini Suka Ria Remaja memasuki tahap pemantauan dan evaluasi kepada guru dan remaja di Indramayu dan Palu. Selain itu, Suka Ria Remaja juga sudah melakukan dialog bersama antara remaja, orang tua dan guru guna membahas dan menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh remaja.

Seluruh materi yang diberikan dalam program Suka Ria Remaja, yang dibuat oleh Pamflet sebagai organisasi penyelenggara, dapat diakses di Youtube: Pamflet Generasi atau https://www.youtube.com/channel/UCjGSMdv1YGaVJYie7oJXajA

Share This
Scroll to Top