Buletin Edisi #2 – Mesin Waktu Reformasi

/
/

Deskripsi

Pada tahun 1998, Indonesia mengambil langkah berani. Masyarakat bangkit dan melawan tirani rezim Orde Baru, menggerakkan Indonesia menuju Reformasi. Perangkat dan tembok-tembok lama yang telah mengungkung kita selama 32 tahun kita preteli satu per satu. Banyak tembok tersebut, entah disadari atau tidak, masih menjulang teguh hingga kini. Enam belas tahun setelah momen penting ini, apakah kita masih ingat? Atau justru, semua tragedi dan perjuangan itu ujung-ujungnya kita lihat sebagai satu lagi babak dalam sejarah Indonesia yang panjang?

Di newsletter kali ini, Pamflet memperingati 16 tahun Reformasi dengan menggali kembali bagian-bagian sejarah yang belum banyak terkuak. Para penulis dan reporter kami, yang semuanya bagian dari generasi pasca-Reformasi, bergerak dengan inisiatif sendiri dan mengumpulkan kenangan dan observasi pribadi berbagai kubu yang ada pada waktu itu mengenai Reformasi – mulai dari para aktivis di lapangan,
korban penculikan paksa aparat, hingga keluarga korban – dan menyajikan Reformasi dari sudut pandang yang berbeda.

Lebih dari sekadar kilas balik, ia juga menjadi panggilan ke generasi masa kini. Sebuah peringatan dari untaian kisah mereka yang tidak pernah berhenti berjuang, bahkan hingga sekarang; Bahwa generasi ini menolak berjalan mundur dan kembali membasuh kaki tirani.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Pengetahuan Lain

Skip to content