Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/html/webpamflet/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/html/webpamflet/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/html/webpamflet/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/html/webpamflet/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36
#4 INKLUSIF - Pamflet Generasi
ID | EN

#4 INKLUSIF


Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /var/www/html/webpamflet/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 36

Dalam menyusun rencana, pasti akan banyak perbedaan pandangan yang ada di antara teman-teman sendiri atau dengan kelompok lainnya. Dalam menghadapi perbedaan tersebut, menjadi bijak dan menerima segala kritik serta saran adalah sikap yang sangat dianjurkan. Ingat, tidak setiap perbedaan adalah hal yang negatif, bahkan justru akan banyak sisi positifnya dan memperluas pandangan dan pola pikir kamu terhadap satu permasalahan yang sedang kamu hadapi.

Sikap-sikap untuk menerima perbedaan itulah yang dimaksud dalam prinsip inklusif: menempatkan diri sendiri dalam cara pandang orang atau kelompok lain dalam melihat masalah dan tidak menyudutkan mereka, justru merangkul perbedaan tersebut. Dengan prinsip ini, kamu bisa belajar menghargai serta mengakui keberadaan orang lain dengan perbedaan yang ada.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Artikel Lain

Skip to content