ID | EN

#1 Membuat Film

“Dari semua kesenian, bagi kami, sinema adalah yang paling penting.” Vladimir Lenin, pemimpin komunis dari Uni Soviet, berkata demikian.

Maka, Rusia pun memproduksi film-film propaganda untuk menanamkan nilai-nilai yang pemerintah inginkan pada warganya. Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, film juga dimanfaatkan untuk meyakinkan bangsa Indonesia bahwa Jepang adalah saudara tua Asia yang akan membantu membebaskan Indonesia dari penjajahan Barat. Jadi, sudah sejak lama film jadi alat untuk menyebarkan ide-ide perubahan.

Membuat film bisa jadi aksi yang tepat karena prosesnya memadukan berbagai unsur. Mulai dari gagasan, sistem nilai, pandangan hidup, keindahan, norma, tingkah laku manusia, sampai kecanggihan teknologi terpadu dalam sebuah film. Dengan demikian, film mampu memuat kondisi-kondisi sosial yang sedang ingin kita ubah dengan cara yang menarik. Beberapa film Indonesia yang dibuat untuk tujuan advokasi di antaranya adalah Aksi Payung Hitam Kamisan, Kita Versus Korupsi, Bunga Dibakar, Indonesia Student Movement, The Act of Killing, dan masih
banyak lagi.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Lain

Skip to content