Valentine Sendiri, Anti Sepi!

Screen Shot 2023-03-01 at 10.07.01 AM

Bulan Februari sangat identik dengan bulan penuh kasih sayang karena ada hari Valentine yang diperingati setiap 14 Februari. Sudah pasti kamu tahu dong, apa yang dilakukan orang-orang untuk merayakan hari ini? Ada yang memberi cokelat ataupun hadiah bagi pasangan atau orang-orang kesayangannya. 

Lalu gimana ya dengan teman-teman yang sedang sendiri? Eits, sendiri belum tentu sepi. Ada perbedaan besar loh antara sendiri (being alone) dan merasa kesepian (feeling lonely). Meskipun berbeda, studi menunjukkan bahwa ada hubungan antara sendiri (tidak memiliki hubungan pertemanan yang dekat ataupun hubungan romantis) dengan perasaan kesepian para orang muda (Qualter et al, 2015).

Apa sih kesepian itu? Kok bisa kesepian berbeda dengan kesendirian? Copel (dalam Bekhet et al, 2008) mengartikan kesepian sebagai keadaan emosional di mana seseorang menyadari perasaan terpisahkan dari orang lain, bersamaan dengan perasaan membutuhkan orang lain. Jadi, bisa saja kamu sedang di tengah-tengah keramaian dan masih merasa kesepian. 

Jika kamu merasakan kesepian seperti yang dijabarkan oleh Copel, tenang, kamu tidak sendiri. Ternyata kesepian bisa dirasakan bahkan sejak usia anak loh! Karena itu pula, banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kesepian, terutama saat masa-masa yang seringnya makin memunculkan perasaan sepi itu—seperti Valentine atau hari besar lainnya. 

Yuk, simak hal-hal seru yang bisa kamu lakukan untuk merayakan Valentine saat kamu sendiri ataupun melajang!

1. Beli cokelat (atau makanan enak) untuk diri sendiri

Buat kamu pembaca, baik yang sedang melajang ataupun tidak, siapa yang sudah berencana memberikan cokelat untuk diri sendiri? Meski Valentine adalah perayaan rasa sayang kita pada seseorang, jarang banget loh ada yang merayakan rasa sayangnya pada diri sendiri! Padahal, orang yang paling berjasa dalam melewati hari-hari yang berat maupun hari yang menyenangkan adalah dirimu sendiri, kan? 

Untuk itu, jangan ragu untuk membelikan cokelat (atau makanan favoritmu) sebagai tanda sayang kepada diri sendiri. Kamu bisa ambil kesempatan hari Valentine ini untuk mengungkapkan apresiasi atau rasa terima kasih pada dirimu sendiri. 

2. Beli hadiah untuk diri sendiri

Pernah dengar istilah self-reward? Sama seperti guru yang memberikan stiker di hasil ulangan muridnya yang mendapat nilai bagus, orang dewasa sering memberi hadiah bagi orang lain setelah berhasil melewati atau menyelesaikan sesuatu. Bedanya ketika melakukan self-reward, kamu bisa memberikan hadiah untuk dirimu sendiri.

Eits, tapi tanpa perlu syarat dan ketentuan yang berlaku. Pada hari Valentine ini, kamu berhak mendapatkan hadiah karena kamu sudah menjadi orang yang hebat dan selalu ada untuk dirimu sendiri! Kamu tetap berharga dan sangat boleh mendapatkan hadiah meski saat ini kamu merasa belum ada yang kamu berhasil lewati atau selesaikan. 

3. Ajak diri sendiri nge-date!

Kata siapa nge-date atau berkencan hanya bisa dilakukan dengan pasangan? Kalau sehari-hari kamu menghabiskan waktu dengan rutinitas yang membuatmu bosan seperti sekolah, kuliah, atau bekerja, ini saatnya ajak dirimu sendiri untuk melakukan aktivitas baru. 

Nonton film, jalan-jalan ke taman, mengunjungi kedai kopi kekinian, atau banyak lagi daftar acara kencan yang biasa kita lihat di televisi dan drama Korea, boleh banget kamu lakukan! Dengan melakukan aktivitas baru, kamu bisa mengurangi rasa bosan ataupun rasa kesendirian di hari Valentine ini. 

4. Menghabiskan waktu dengan orang lain, tapi…

Meski saat ini kamu sedang melajang atau secara fisik sendiri, keterhubungan dengan orang-orang disekitarmu tetap penting banget loh. Karena ternyata dari studi yang dilakukan oleh Cornwell dan Waite (2009) menunjukkan adanya beberapa risiko terhadap kesehatan yang berhubungan dengan keadaan ketika kamu tidak terhubung dengan orang lain (social disconnectedness). Biasanya ada beberapa hal yang menjadi penyebab ketidakterhubungan ini, misalnya jaringan sosial yang memang sedikit, interaksi sosial yang terbatas, dan partisipasi di kegiatan atau kelompok sosial yang juga terbatas. 

Maka dari itu, jika kamu sedang sendiri dan merasa kesepian pada hari Valentine ini, kamu bisa merayakannya dengan menghabiskan waktu dengan orang lain. Kamu bisa menghubungi orang-orang terdekatmu seperti teman atau keluarga, atau mengikuti kegiatan sosial seperti komunitas ataupun kelas kelompok.

Tunggu dulu, ada “tapi”-nya, nih. 

Pastikan orang yang kamu pilih untuk menghabiskan waktu bersama, atau komunitas yang akan kamu ikuti, tidak akan membuatmu merasa sepi. Ingat kan, bahwa seseorang masih tetap merasa sepi bahkan ketika ditengah keramaian? Pilihlah orang atau kegiatan yang bisa membuatmu memiliki keterhubungan yang bermakna.

5. Kamu gak harus merayakan Valentine

Terakhir, ternyata kamu gak harus merayakan Valentine, loh! 

Rasa kasih sayang dan hubungan dengan orang-orang disekitarmu bisa dirayakan kapanpun, gak harus di bulan Februari. Kalau pada bulan Februari ini kamu sedang sendiri atau merasa sepi, tidak apa-apa! Daripada merasa negatif karena menghabiskan waktu Valentine sendiri, kamu punya opsi lain: tidak merayakannya. Pada akhirnya, hari Valentine hanya sebuah perayaan semata. Kamu bisa berbagi rasa kasih sayang kapanpun dan dimanapun! Pada hari Valentine, atau pada bulan Februari ini, kamu bisa menjalani harimu seperti biasa… 

Tapi, dengan catatan, kamu perlu membuka diri terhadap hubungan dengan orang disekitarmu, misalnya dengan keluarga atau teman. Dari sudut pandang evolusi, perasaan kesepian memang hadir untuk memberikan sinyal kepada kamu untuk terhubung kembali dengan orang-orang disekitarmu (Qualter et al, 2015). Perasaan sepimu pada Valentine kali ini valid, kok! Saatnya mendekatkan diri kembali ke orang-orang disekitarmu dan bangun hubungan yang lebih bermakna!

Referensi: 

Bekhet, A.K., Zauszniewski, J.A. and Nakhla, W.E. (2008), Loneliness: A Concept Analysis. Nursing Forum, 43: 207-213. https://doi.org/10.1111/j.1744-6198.2008.00114.x

Cornwell, E. Y., & Waite, L. J. (2009). Social Disconnectedness, Perceived Isolation, and Health among Older Adults. Journal of Health and Social Behavior, 50(1), 31–48. http://www.jstor.org/stable/20617618

Qualter, P., Vanhalst, J., Harris, R., Van Roekel, E., Lodder, G., Bangee, M., Maes, M., & Verhagen, M. (2015). Loneliness Across the Life Span. Perspectives on Psychological Science, 10(2), 250–264. https://doi.org/10.1177/1745691615568999

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lain

Skip to content