Jomblo Tapi Kece

 

Sehari setelah Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day), ditetapkan, secara sepihak oleh orang-orang jomblo, bahwa 15 Februari adalah Hari Jomblo Sedunia (Singles Day). Lantas, apa yang harus dirayakan? Jawabannya: terserah kamu. Lebaran kamu rayakan dengan tidur sepuasnya di rumah pun tidak ada yang melarang. Nah, Pamflet ingin merayakan Singles Day dengan memperkenalkan kamu pada tokoh-tokoh jomblo keren yang menghasilkan banyak karya berpengaruh di dunia. Yah, hitung-hitung, menjadi penyemangat kamu bahwa menjadi jomblo bukan satu alasan bagi kamu untuk berhenti berkarya melawan ketidakadilan.

 

Tan Malaka

Tokoh sejarah Indonesia ini memiliki jalan hidup yang tak biasa. Sepanjang hidupnya aktivis kemerdekaan yang sering disebut patjar merah ini pernah tiga kali jatuh cinta namun tak pernah berakhir di pelaminan. Buku-buku yang digarap Tan Malaka adalah Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika), Gerpolek (Gerilya, Politik, dan Ekonomi), Dari Penjara ke Penjara juga Aksi Massa. Sebagai jomblo revolusioner, perjuangan Tan Malaka buat Indonesia memang nggak perlu diragukan lagi, seperti menulis berbagai buku, berbicara di kongres internasional, membentuk kesatuan massa, keluar masuk penjara, bahkan pernah bertempur melawan Belanda secara langsung.

 

Soe Hok Gie

Ini dia satu lagi jomblo intelektual dari Indonesia yang mungkin namanya sudah kamu kenal. Gie yang terkenal sebagai kolumnis cum aktivis ini mati muda dan melajang hingga akhir hayatnya. Ia pernah menulis di buku hariannya bahwa baginya cinta bukan perkawinan. Ia menganut amor platonicus atau cinta platonik. Menurut Plato cinta yang seperti itu adalah sesuatu yang ideal, murni, sempurna, tidak dikotori oleh pamrih, hasrat seksual, bebas dari kemelekatan untuk memiliki serta tanpa pretensi. Seiring bertambah usia, Gie meninggalkan kelekatannya pada amor platonicus itu dan berinat menikah dengan gadis yang dia sayangi. Namun, ia harus menghadapi kenyataan pahit karena dia ditolak oleh keluarga perempuan-perempuan yang ingin dinikahinya.

 

Andy Warhol

Seniman Amerika yang mendesain kaleng produk Campbell’s (sup tomat dalam kaleng). Andy lahir pada 6 Agustus 1928 dan meninggal pada 22 Februari 1987. Ia merupakan salah satu ikon dalam gerakan seni pop (pop art) di Amerika Serikat, menentang batasan seni rupa tradisional. Karya Andy Warhol diabadikan dalam museum bernama The Andy Warhol Museum, Pittsburgh, Amerika.

 

Harper Lee

Penulis novel kelahiran Amerika yang karyanya, To Kill A Mockingbird, memenangkan Pulitzer Prize pada tahun 1961. To Kill A Mockingbird diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar pada 1962 dan memenangkan tiga penghargaan Oscar sekaligus di tahun 1963. Novel yang menceritakan kehidupan masyarakat Amerika pada tahun 60-an yang masih diwarnai dengan segregasi ras kulit hitam dan kulit putih masih menjadi novel favorit hingga hari ini. Harper Lee lahir pada 28 April 1926 dan meninggal pada usia 89 tahun di 19 Februari 2016.

 

Franz Kafka

Penulis novel yang lahir pada 3 Juli 1883 di Praha ini tidak pernah menikah. Alasannya adalah, menurut penulis biografi Reiner Stach, karena Franz memiliki ketakutan terhadap kegagalan seksual. Penulis The Metamorphosis ini sering menghadiri pertemuan dengan Klub mladych, sebuah organisasi anarki, anti militer, dan anti ulama di Czech.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This
Scroll to Top
5 Inklusif

Tetap Terhubung!

Berlangganan Nawala Kami untuk mendapatkan kabar dan informasi terbaru.