Pelajar SMP Wonogiri Melawan Kekerasan Seksual di Sekolah

Februari 12, 2019 by admin in Rubrik Artikel
Pelajar SMP Wonogiri Melawan Kekerasan Seksual di Sekolah

My old sister is in danger/My young sister is in danger

My aunty is in danger/My mother is in danger

Don’t teach how to dress*/Teach your brain about humanity

My family is in danger/Your family is in danger

My friends are in danger/You are all in danger

– Sister in Danger

 

 

Sepenggal lirik grup musik asal Jakarta ini menjadi gambaran betapa maraknya kekerasan seksual terjadi di Indonesia saat ini, hingga semua orang seolah berada dalam bahaya. Jika dulu kekerasan seksual dilakukan di tempat-tempat sepi, sekarang kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, bahkan tempat anak-anak menuntut ilmu.

Seperti yang terjadi di SMP Negeri 1 Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah pada 26 Januari awal tahun ini. Seorang guru yang seharusnya mendidik dan mengayomi anak didiknya, malah melakukan sesuatu yang sangat tidak pantas. Bagaimana tidak, guru bahasa Inggris berinisial HM ini menyentuh payudara murid perempuannya di dalam kelas, di depan pelajar lain karena muridnya itu dituduh tidak mengerjakan tugas yang diberikan.

Sontak tindakan tersebut menyulut kemarahan dan aksi protes teman-teman korban. Ratusan siswa melakukan unjuk rasa di depan lapangan sekolah, menuntut guru tersebut segera dipecat. Aksi ini bahkan membuat polisi turun tangan dan meminta para pelajar untuk tenang.

Setelah beberapa saat, bukannya mereda, kasus ini malah menjadi semakin besar. Terutama ketika HM masih terlihat mengikuti upacara dua hari kemudian (28/01). Karena hal tersebut emosi pelajar kembali tersulut, bersama beberapa perwakilan wali murid kembali mendemo HM. Akhirnya pihak kepolisian langsung menggiring HM untuk diselidiki lebih lanjut.

Usut punya usut, ternyata pelecehan yang dilakukan HM bukanlah kali pertama. Sebelumnya, ketika mengajar di SMP Negeri Puhpelem Wonogiri, ia juga melakukan kekerasan seksual terhadap muridnya. Kasus tersebut sempat ditangani pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan setempat, namun karena tidak ada korban yang berani melapor, akhirnya kasus tersebut tidak dilanjutkan dan HM dimutasi ke tempat dia melakukan kekerasan seksual sekarang.

Apa yang dilakukan oleh HM menjadi satu bukti bahwa hukuman mutasi bagi guru ataupun Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah sesuatu yang efektif untuk membuat pelaku jera. Memutasi pelaku tidak serta merta membuat pelaku dan korban berjarak, serta tidak juga membuat korban akan baik-baik saja seiring waktu berjalan. Dalam berbagai kasus, institusi negara sering kali abai pada potensi trauma yang dialami oleh korban, yang sangat mungkin akan berlangsung seumur hidupnya.

Aksi para pelajar ini merupakan sebuah angin segar di tengah di tengah banyaknya kasus kekerasan seksual yang selama ini terjadi. Para pelajar di Wonogiri adalah bukti bahwa anak muda masih sangat peduli terhadap teman-temannya yang menjadi korban kekerasan seksual. Supaya kekerasan seksual tidak terus menjadi bayangan gelap bagi seluruh masyarakat Indonesia, penting untuk kita mendukung Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Hal ini dikarenakan RUU PK-S membahas mengenai pencegahan terhadap kekerasan seksual, menindak pelaku, dan melindungi hak-hak korban yang terdiri dari hak atas penanganan, perlindungan dan pemulihan korban, dan yang paling penting menjamin terlaksananya kewajiban negara dan peran dan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan korporasi dalam mewujudkan lingkungan bebas kekerasan seksual.

 

Leave a Comment!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

70-243  , 000-105  , CISM   c2010-657   PMP   300-206  , 640-692   300-115   400-201   C_TFIN52_66   1z0-808   300-115   210-060   70-463   70-412   300-320   220-902   1Z0-060   350-080   9L0-066   350-080   000-089   CCA-500   210-060   642-732   300-115   3002   70-487   JK0-022   M70-101   350-060   HP0-S42   1Z0-051   642-732   810-403   1z0-434   70-410   350-080  , 102-400   220-902   JN0-102   000-106   70-480   SSCP   1Z0-051  , MB2-704   200-120   70-532   LX0-103   400-101   220-802   70-410  , 300-206   300-208   000-104   70-534  , 70-980  , 350-018   640-916   70-488   200-310   200-125  , 70-462   300-070   70-534   70-980   JK0-022   C_TFIN52_66   2V0-621   220-901  , 200-125  , 1Z0-061   70-532  , 70-347   CRISC   000-017   350-030   PMP  , JN0-102   70-413  , 70-461   3002   EX200  , 100-101   300-208  ,

Back to Top